Demokrasi fiskal langsung adalah sebuah sistem di mana warga negara memiliki kekuasaan langsung atas keputusan-keputusan fiskal. Melalui mekanisme seperti referendum dan inisiatif rakyat, publik dapat menyetujui, menolak, atau mengusulkan kebijakan terkait perpajakan, belanja pemerintah, dan utang publik. Sebagai contoh, di Swiss, para pemilih berulang kali menolak kenaikan pajak, belanja infrastruktur berskala besar, dan perluasan utang publik melalui referendum. Sebaliknya, demokrasi fiskal perwakilan mendelegasikan kewenangan fiskal kepada wakil-wakil rakyat yang terpilih. Warga negara memengaruhi kebijakan ekonomi secara tidak langsung melalui pemilihan umum, sementara parlemen dan pemerintah merancang, menegosiasikan, dan mengesahkan anggaran, pajak, serta program-program belanja. Sebagai contoh, di Amerika Serikat, anggaran nasional, kebijakan subsidi, dan reformasi pajak ditentukan oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat tanpa pemungutan suara langsung oleh publik.